Kiss FM Medan – Cast dari film Terbang Menembus Langit kemarin, Jumat 16/3 datang nih ke Medan dan rame-rame bikin rusuh di studio dua radio Kiss FM Medan. Enggak ngerti juga sih kenapa cast dari film yang mengangkat kisah nyata ini nggak ngartis banget, bukan cuma satu orang tapi seluruh cast film yang terdiri dari Dion Wiyoko, Laura Basuki, Alin Andita, Dinda Hauw, Fajar Nugrah, Delon Thamrin dan Indra Jegel, low profile banget sepaket dengan sikap ramahnya ini udah kayak dateng ke rumah nenek mereka aja. Riweuh pisan. Hehehe

Berkunjung ke radio kesayangan rekan sebaya buat ngomongin sinopsis film Terbang Menembus Langit, sebuah film yang menceritakan perjuangan hidup seseorang yang bernama Ongky. Berikut sinopsis film Terbang Menembus Langit menurut para cast, sutradara dan produsernya.

Menurut sang sutradara, Fajar Nugros yang juga hadir saat itu bersama cast lainnya mengatakan, “Film terbang ini soal usaha dan kerja keras. Siapapun yang punya cita-cita dan mau bekerja keras bisa menempatkan mimpinya setinggi langit.”

Bagaimana sosok Ongky menurut Dion sendiri?

Dion Wiyoko: Film ini terinspirasi dari kehidupan seseorang bernama Pak Ongky, bukan seorang tokoh ternama, namun karena perjuangan hidupnya yang tidak pernah menyerah karena mengalami kegagalan sebanyak 19 kali, ia tetap berjuang.

Dari sekian banyak kejatuhan hidupnya ini terdapat dinamika dan dalam kisah hidup yang saya baca (saat proses reading) cukup speechless karena ada orang yang bertahan dengan kegagalan-kegagalan bertubi-tubi dalam hidupnya dan baru mulai mencapai kesuksesannya di umur 40 tahun ke atas.

Ribet nggak sih meranin sosok Chandra?

Laura Basuki: memerankan sebagai Chandra, istri dari Ongky cukup banyak menguras emosi, namun karena sudah persiapan sebulan sebelumnya dengan riset, ngobrol langsung dengan pak Ongky hingga bertelepon dengan ibu Chandra langsung.

Nggak risih mengangkat kisah kaum minoritas?

Fajar Nugros: Kisah yang mengambil setting tahun 90an adalah tahun di mana Indonesia sedang berada di orde baru, saat ketika apapun yang berbau tionghoa dilarang mulai dari berbahasa, sekolah berbasis tionghoa hingga nama yang digunakan harus diubah. Kisah ini yang menarik untuk diangkat jadi film, jadi bukan kisah rasis namun ini benar terjadi saat itu. Yah walaupun proses syuting di tiga tempat yang berbeda yaitu Jakarta, Surabaya dan Tarakan, ini cukup sulit untuk mobilisasinya.

Apa sih beda film ini dengan film lainnya?

Fajar Nugros: Film ini lebih ke kisah relationship antara suami istri yang saling support dalam menghadapi dunia. Dan film ini intensitas dramanya lebih beda dibanding film-silm aku lainnya.

Well, udah tahu sinopsis film film Terbang Menembus Langit langsung dari castnya kan. Jangan lupa buat nonton film ini di bioskop kesayangan kamu 19 April nanti.