Kiss FM Medan – Asap putih telah membumbung dari Kapel Sistina di Vatikan—tanda klasik bahwa konklaf telah menghasilkan Paus baru. Dan kali ini, sejarah tercipta. Dunia Katolik resmi dipimpin oleh Paus Leo XIV, yang memiliki nama asli Robert Francis Prevost. Ia menjadi Paus pertama dari Amerika Serikat, yang bikin momen ini makin bersejarah dan penuh makna.

Pemilihan Paus baru ini berlangsung selama tiga putaran sejak Rabu, 7 Mei. Nama “Leo” yang dipilih sebagai nama kepausan bukan asal-asalan, lho. Melansir dari Merca, Prevost memilih nama itu untuk menghormati para Paus terdahulu yang udah memimpin Gereja dengan bijak dan berani. Nama itu juga mencerminkan semangat kesinambungan dan kekuatan dalam kepemimpinan spiritual—dua hal yang sangat penting buat Gereja Katolik saat ini.

Meski sekarang jadi salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia, kekayaan pribadi Robert Francis masih belum dibuka ke publik. Tapi yang menarik, setelah resmi jadi Paus, beliau nggak menerima gaji sama sekali. Bukan karena nggak dihargai, tapi karena semua kebutuhannya—mulai dari makan, pakaian, sampai layanan kesehatan—udah jadi tanggungan penuh Vatikan.

Langkah ini juga jadi simbol dari pelayanan murni dan totalitas. Jadi, nggak cuma soal jabatan tinggi, tapi tentang pengabdian dan tanggung jawab spiritual yang besar.

Kini mata dunia tertuju ke Paus Leo XIV. Mampukah ia menjawab tantangan zaman dan menjaga semangat Gereja di era yang makin kompleks ini? Yang jelas, kita doakan semoga beliau membawa damai, harapan, dan arah baru bagi umat Katolik di seluruh dunia. 🌍✨