Kiss FM Medan – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan sikap profesional dan penuh tanggung jawab setelah insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Subang, pada Jumat, 1 Agustus 2025. Insiden tersebut menyebabkan gangguan perjalanan ribuan pelanggan dan sempat membuat beberapa jadwal tertunda.
Namun, yang paling menyita perhatian publik adalah tindakan dari Direktur Utama KAI yang menyampaikan permohonan maaf dengan membungkukkan badan di hadapan media dan publik. Gestur itu jarang sekali terlihat dari pejabat tinggi BUMN, dan langsung menuai pujian luas di media sosial.
Komentar netizen pun penuh apresiasi:
“Pemimpin minta maaf tanpa cari-cari alasan itu mahal banget.”
“Gak nyangka, humble banget. Keren KAI.”
“Ini baru contoh pemimpin sejati. Gak ngeles, tapi bertanggung jawab.”
“Salut! Semoga instansi lain bisa meniru.”
Permintaan maaf ini dinilai sebagai bentuk komunikasi krisis yang elegan dan patut dicontoh. Bukan hanya soal kata-kata, tetapi juga bagaimana pihak KAI mengambil sikap tegas dan cepat dalam pemulihan jalur serta menginformasikan perkembangan kepada masyarakat.
KAI sendiri mengonfirmasi bahwa jalur yang terdampak kini sudah kembali normal dan dapat dilalui oleh kereta api. Proses evakuasi dan perbaikan dilaksanakan dengan cepat demi meminimalkan dampak ke penumpang lainnya.
Langkah ini memperkuat citra KAI sebagai perusahaan transportasi yang tidak hanya fokus pada infrastruktur, tapi juga pada kepercayaan publik.
Semoga semakin banyak contoh seperti ini—pemimpin yang berani minta maaf dan langsung bekerja memperbaiki. 👏













