Kiss FM Medan – Kabar membanggakan datang dari dunia penyiaran tanah air. TVRI resmi mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia. Dengan keputusan ini, seluruh masyarakat dapat menyaksikan pertandingan sepak bola terbesar di dunia secara gratis, tanpa harus memikirkan biaya lisensi.
Pengumuman ini disampaikan oleh Hendry Munief, anggota Komisi VII DPR RI, yang menyambut baik keputusan pemerintah mempercayakan TVRI sebagai lembaga penyiar resmi. Ia menyebutkan bahwa TVRI akan menyiarkan sekitar 80 pertandingan secara langsung dari total 48 tim yang berpartisipasi. Selain itu, hak siar ini juga memungkinkan masyarakat mengadakan acara nonton bareng secara legal di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.
Namun, Hendry juga menegaskan bahwa TVRI harus meningkatkan kualitas siarannya. Saat ini, sebagian infrastruktur TVRI masih tertinggal, baik dari sisi pemancar, studio, maupun teknologi pendukung. Untuk itu, Komisi VII telah menyetujui adanya tambahan anggaran guna memperkuat fasilitas TVRI agar mampu menghadirkan tayangan Piala Dunia dengan kualitas terbaik.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi ajang yang istimewa. Untuk pertama kalinya, kompetisi ini akan diikuti oleh 48 negara, bukan lagi 32 seperti edisi sebelumnya. Turnamen akan digelar mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dan akan berlangsung di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Meksiko, serta Kanada.
Bagi pecinta sepak bola di Indonesia, keputusan ini tentu menjadi angin segar. Selama ini, hak siar Piala Dunia sering kali dimonopoli oleh stasiun televisi swasta berbayar, sehingga akses masyarakat terbatas. Dengan hadirnya TVRI sebagai penyiar resmi, semangat “Piala Dunia untuk semua” bisa benar-benar terwujud.
Dengan dukungan pemerintah dan peningkatan infrastruktur, diharapkan TVRI mampu menghadirkan tayangan berkualitas tinggi agar penonton dari Sabang sampai Merauke bisa menikmati pesta sepak bola terbesar dunia tanpa hambatan.















