Kiss FM Medan – Tahun ini, kota London kembali memeriahkan bulan suci Ramadan dengan cara yang unik dan penuh cahaya. Walikota London, Sadiq Khan, membagikan sebuah video di akun Instagramnya yang memperlihatkan pembukaan dekorasi Ramadan di London. Pernyataan dalam unggahannya menggambarkan rasa bangganya sebagai seorang Londoner yang melihat kota ini bersinar sebagai simbol harapan, persatuan, dan inklusivitas.
Menurut Khan, ini adalah kali keempat Ramadan di London menghadirkan iluminasi Ramadan di ruang publik sejak pertama kali dilakukan beberapa tahun lalu. Bahkan London menjadi kota pertama di dunia Barat yang memperkenalkan tradisi ini sebagai bagian dari kalender kota selama bulan suci.
Dekorasi kali ini memanfaatkan sekitar 30.000 lampu hias yang dipasang di pusat kota, menyinari area-area ikonik seperti West End — distrik terkenal penuh teater, toko, dan kafe yang menjadi jantung kehidupan malam London. Lampu-lampu bertema Ramadan ini dirancang untuk menyala dari awal bulan puasa hingga perayaan Idul Fitri, menambah nuansa hangat dan meriah bagi siapa saja yang melintas.
Lebih dari sekadar ornamen visual, iluminasi Ramadan di London mencerminkan keberagaman budaya dan komitmen kota untuk merayakan berbagai tradisi komunitasnya. Multikulturalisme adalah bagian penting dari identitas London, dan inisiatif ini menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap kontribusi komunitas Muslim di kota besar tersebut.
Warga lokal dan pengunjung pun dapat menikmati pengalaman malam yang berbeda — dari sekadar foto estetik sampai perasaan kebersamaan yang kuat di tengah keramaian metropolitan. Ramadan di London kali ini bukan hanya soal cahaya fisik, tetapi juga semangat kebersamaan yang menyinari setiap sudut kota.











