Kiss FM Medan — Kita sering mengira Valentine’s Day itu sederhana: bunga, cokelat, candle light dinner, foto estetik, selesai. Padahal di balik 14 Februari, ada banyak cerita unik yang bikin hari ini jauh lebih menarik.
1. Burung Disebut Memilih Pasangan di Hari Valentine
Pada abad pertengahan di Eropa, masyarakat percaya bahwa burung mulai mencari pasangan pada 14 Februari. Kepercayaan ini ikut membentuk citra Valentine’s Day sebagai hari cinta dan kesetiaan. Tradisi sastra dan puisi zaman itu juga memperkuat asosiasi romantis tersebut.
2. Surat untuk “Juliet” di Verona, Italia
Di Verona, kota yang identik dengan kisah Juliet Capulet dari karya William Shakespeare, ribuan surat dikirim setiap tahun menjelang Valentine’s Day. Isinya beragam, dari curhat patah hati sampai harapan menemukan cinta sejati. Relawan yang disebut “Juliet’s Secretaries” benar-benar membalas surat-surat tersebut.
3. Angka Putus Cinta Justru Meningkat
Alih-alih makin romantis, beberapa survei menunjukkan perpisahan justru meningkat setelah Valentine. Ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap hadiah, kejutan, atau gesture romantis bisa memicu kekecewaan jika realitanya tidak sesuai bayangan.
4. Menamai Kecoa dengan Nama Mantan
Beberapa kebun binatang di Amerika dan Inggris mengadakan program donasi unik saat Valentine. Donatur bisa memberi nama kecoa atau hewan tertentu dengan nama mantan mereka. Konsep ini satir, tapi cukup populer karena dianggap sebagai cara “healing” yang kreatif dan lucu.
5. Hadiah untuk Hewan Peliharaan
Valentine kini tak melulu soal pasangan. Jutaan orang membeli hadiah khusus untuk anabul mereka—mulai dari snack premium, mainan, hingga outfit lucu bertema hati. Ini jadi bukti bahwa cinta juga dirayakan dalam bentuk kasih sayang pada hewan peliharaan.
6. Kirim Bunga untuk Diri Sendiri
Sekitar 15% perempuan membeli dan mengirim bunga untuk diri sendiri di hari Valentine. Fenomena ini mencerminkan tren self-love yang makin kuat: merayakan diri sendiri tanpa menunggu orang lain melakukannya.
Jadi, Valentine’s Day bukan cuma soal romansa dua orang. Ia tentang tradisi, ekspektasi, humor, dan juga penerimaan diri.











