Kiss FM Medan — Meski banjir di beberapa wilayah Kota Medan mulai surut, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) belum hilang. Antrean BBM yang panjang di SPBU — yang semula dilaporkan sejak Kamis (28/11) — ternyata masih terjadi hingga hari ini, Senin (1/12/2025). Banyak warga masih harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan bensin, dan beberapa SPBU bahkan sempat menyatakan “BBM habis”.

@dndvndra

Ngantri BBM sepanjang ituuuu😩😫 Info terbaru tadi malam tanggal 28 November 2025 dikabarkan BBM langkah di kota Medan #fyp #kotamedan #pertamina #medantalkviral #beritasekitaranmedan

♬ Jelly Fish Jam – Techno Mix – Da Fokin
@fahruladhami5

Info berita terbaru kelangkahan bbm di jalan lintas sumatra di sm raja ,hari ini tanggal 29 november 2025 #fyp #medan #semuaorang #medan

♬ suara asli – fahrul adhami – fahrul adhami

Penyebab: Gangguan Distribusi Pasca Banjir

Menurut penjelasan dari Pertamina Patra Niaga Sumbagut, gangguan distribusi terjadi akibat kondisi jalan terdampak banjir dan cuaca buruk, yang membuat suplai BBM ke SPBU tertunda.Meskipun stok di depot diklaim masih aman, akses distribusi ke SPBU sempat terhambat — sehingga stok di beberapa SPBU cepat habis dan mengakibatkan antrean panjang.

Dampak bagi Mobilitas dan Kehidupan Warga

Kelangkaan BBM dan antrean panjang ini tak cuma menyusahkan pemilik kendaraan. Banyak warga terpaksa menunggu berjam-jam; beberapa mengaku rela keliling ke banyak SPBU untuk mendapatkan bensin.Situasi ini memperlambat mobilitas sehari-hari, menyulitkan orang yang perlu naik kendaraan misalnya untuk kerja atau mengantar anak ke sekolah.

Imbauan: Hindari Panic Buying & Tunggu Suplai Baru

Pihak Pertamina meminta warga tak panik membeli BBM secara berlebihan — karena stok di terminal masih mencukupi.Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan diharapkan bisa mempercepat distribusi agar pasokan kembali normal dan aktivitas warga bisa pulih sepenuhnya.