Kiss FM Medan – Belakangan ini media sosial ramai dengan tren edit foto AI seakan-akan bersama sang idolanya. Banyak penggemar yang sengaja membuat potret seolah-olah mereka bisa tampil mesra bersama idolanya, mulai dari pesepakbola, musisi, sampai aktor.
Namun, ternyata nggak semua pihak nyaman dengan tren ini. Sejumlah pemain Timnas Indonesia, seperti Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Sandy Walsh, terang-terangan meminta agar penggemar menghentikan kebiasaan mengedit foto AI tersebut. Menurut mereka, meskipun terlihat sepele, editan seperti itu bisa bikin risih bahkan menjurus ke pelecehan.
Fenomena ini bukan hanya menimpa atlet. Dunia hiburan juga kena imbasnya. Musisi Baskara Putra alias Hindia turut menyoroti tren foto editan AI yang dianggap mengganggu privasi. Lewat unggahan Instagram Story, ia menulis singkat tapi tegas: “edit foto gue pake AI = Block. terima kasih.” Sikapnya ini langsung mendapat banyak perhatian netizen yang setuju kalau batasan privasi harus tetap dijaga, meskipun teknologi semakin canggih.
Tren edit foto dengan AI awalnya memang dianggap seru karena bisa membuat orang merasa lebih dekat dengan figur publik favoritnya. Tapi ketika editan itu melewati batas, terutama dengan nuansa mesra atau seksual, dampaknya justru merugikan orang lain. Apalagi, dalam konteks pesepakbola atau musisi yang punya citra profesional, foto palsu seperti ini bisa menimbulkan kesalahpahaman.
Kasus ini jadi pengingat penting bahwa teknologi sebaiknya digunakan secara bijak. AI memang membuka peluang kreativitas tanpa batas, tapi tetap harus ada etika yang menghormati privasi dan kenyamanan orang lain. Kalau sampai idola kita sendiri sudah bilang “stop”, mungkin saatnya kita refleksi dan cari cara lain buat menunjukkan dukungan tanpa merugikan mereka.














