Kiss FM Medan – Makan sambil nonton jadi salah satu kebiasaan paling umum di era streaming. Rasanya menyenangkan — apalagi kalau filmnya seru dan makanannya enak. Tapi ternyata, kombinasi ini bisa mempengaruhi cara otak memproses rasa lapar dan kenyang.
Menurut penelitian psikologi perilaku, otak manusia cuma bisa fokus penuh pada satu hal dalam satu waktu. Jadi, saat perhatian kita tersedot ke tontonan, sinyal kenyang dari perut bisa terlambat sampai ke otak. Akibatnya, kita terus makan bahkan setelah tubuh sebenarnya sudah cukup.
Gangguan Fokus dan Sinyal Kenyang
Saat fokus ke layar, otak menganggap aktivitas makan sebagai hal sekunder. Tubuh kehilangan kemampuan untuk membaca rasa kenyang dengan tepat, sehingga porsi makan pun jadi berlebihan tanpa disadari.
Efek “Emotional Eating”
Film atau serial juga bisa memicu emosi — entah sedih, tegang, atau bahagia — yang sering membuat kita mencari “pelarian” lewat makanan. Inilah yang disebut emotional eating, di mana Makan Sambil Nonton jadi cara menenangkan diri, bukan memenuhi kebutuhan energi.
Solusi: Latihan Mindful Eating
Coba ubah kebiasaan Makan Sambil Nonton menjadi makan tanpa distraksi. Fokus pada rasa, aroma, dan tekstur makanan. Langkah sederhana ini bisa bantu kamu makan lebih perlahan, lebih sadar, dan otomatis mengontrol porsi.
Makan sambil nonton memang menyenangkan, tapi menikmati makanan sepenuhnya tanpa gangguan bisa jauh lebih memuaskan — baik buat tubuh, maupun pikiran.















