Kiss FM Medan  — Matematika dan sejarah menjadi mata pelajaran favorit orang Indonesia. Hal ini terungkap dalam laporan Ipsos Education Monitor 2025 yang dirilis oleh perusahaan riset pasar global, Ipsos.

Berdasarkan hasil survei tersebut, matematika dan sejarah sama-sama menempati posisi teratas dengan perolehan 32 persen responden. Di bawahnya, bahasa asing berada di urutan berikutnya dengan 30 persen, disusul sains dan ilmu komputer yang masing-masing memperoleh 28 persen dari orang Indonesia.

Minat responden terhadap mata pelajaran lain cukup beragam. Olahraga dipilih oleh 27 persen responden, sementara kesenian dan agama sama-sama mencatat 23 persen. Sebaliknya, bahasa tertentu dan geografi termasuk mata pelajaran yang kurang diminati, masing-masing hanya memperoleh 17 persen dan 12 persen. Adapun sastra tertentu menjadi mata pelajaran dengan tingkat ketertarikan terendah, yakni 9 persen.

Survei ini melibatkan 23.700 responden dewasa pengguna internet dari 30 negara, termasuk Indonesia. Wawancara dilakukan pada 20 Juni hingga 4 Juli 2025 terhadap responden berusia 21 hingga 74 tahun di Indonesia dengan metode daring dan tatap muka.

Riset ini disusun untuk memberikan gambaran global serta perbandingan persepsi publik terhadap dunia pendidikan di berbagai negara.