Kiss FM Medan — Charlie Puth lagi-lagi bikin publik ngobrol, tapi kali ini bukan soal lagu baru. Di usia 34 tahun, penyanyi asal Amerika Serikat itu secara terbuka mengungkap keputusan besar dalam hidupnya: Charlie Puth berhenti minum alkohol.
Pengakuan ini ia sampaikan dalam wawancara terbarunya bersama Rolling Stone. Charlie mengaku sekarang benar-benar tidak lagi mengonsumsi alkohol karena merasa kebiasaan tersebut selama ini mengaburkan cara berpikir dan mempengaruhi pengambilan keputusannya.
“Sekarang aku benar-benar nggak minum. Alkohol bikin penilaian aku jadi nggak jernih,” ujar pelantun See You Again itu saat mengenang momen reflektifnya di New York.
Charlie Puth mengungkap, titik balik hidupnya datang saat ia memasuki usia 30-an. Ia sempat kembali ke pola lama dengan berpesta menjelang perilisan album ketiganya, Charlie, pada 2023. Namun, pengalaman mabuk berat justru membuka matanya.
Menurut Charlie, itu adalah mabuk terburuk yang pernah ia alami, bahkan efeknya masih terasa sampai dua hari kemudian. Di saat orang-orang di sekitarnya tetap beraktivitas normal, Charlie memilih mengurung diri di kamar hotel untuk menenangkan pikiran.
Dari situlah ia merasa pola hidup lamanya harus benar-benar diakhiri. Charlie menyebut selama bertahun-tahun ia dikelilingi oleh hal-hal yang tidak tepat, hingga akhirnya ada satu titik di usia 30-an ketika semuanya terasa berhenti dan berubah.
Keputusan Charlie Puth berhenti minum juga bertepatan dengan fase penting dalam hidupnya. Ia dan sang istri, Brooke Sansone, kini tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka, membuat Charlie ingin menjalani hidup yang lebih jujur dan penuh kesadaran.Perubahan ini turut mempengaruhi proses kreatifnya. Charlie Puth saat ini tengah bersiap merilis album studio keempat berjudul Whatever’s Clever! yang dijadwalkan meluncur pada 27 Maret, menandai babak baru dalam perjalanan hidup dan musiknya.













