Kiss FM Medan – Band rock cewek asal Indonesia, Voice of Baceprot atau VOB, pernah tampil di sampul depan edisi terbaru New Musical Express atau NME Magazine, sebuah majalah musik populer Inggris yang didirikan pada tahun 1952. Seperti dikutip dari NME, grup musik rock itu sedang dalam tur pertama mereka ke Amerika Serikat.

“Dalam sembilan tahun, alumni #NME100 telah berubah dari remaja yang bermain cover di kampung halaman mereka di pedesaan Jawa Barat menjadi beberapa musisi metal paling terkemuka di Indonesia,” tulis NME dalam postingan Instagramnya.

Sedangkan di situs mereka, NME membahas penuh soal VOB yang berasal dari Sunda. Baceprot yang diucapkan ‘ba-chey-prot’ berarti keras dalam bahasa sunda asli mereka.

VOB telah mendapatkan perhatian dunia setelah merilis album terbaru mereka yang berjudul Retas. Gitaris Marsya mengatakan kepada NME bahwa dia berharap musik bisa terbang sejauh mungkin dan mencapai tempat yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya.

“Bagi kami, ‘Retas’ berarti membuka atau mendobrak batasan, seperti perjalanan musik kami selama ini,” ujarnya mengenang perjuangan mereka selama sembilan tahun berkarir.

VOB beranggotakan semua perempuan asal Garut Jawa Barat, yaitu Firdda Marsya Kurnia sebagai vokalis dan gitaris, Widi Rahmawati sebagai bassis, dan Euis Sitti Aisyah sebagai drummer.Marsya juga menyebutkan bahwa genre musik VOB dipertanyakan oleh masyarakat. “Kami mendengar orang-orang mempertanyakan genre musik kami. Sangat mudah untuk terpaku pada ide metal tertentu dan saya pikir kita tidak boleh terjebak oleh semua batasan ini, selama musiknya jujur.

Dalam wawancara NME, ketiga hijabi muda itu juga mengatakan bahwa mereka menghadapi permusuhan, kesalahpahaman yang disengaja, dan penghinaan. Namun semuanya telah mengeraskan Suara Baceprot dan ketangguhannya.