Kiss FM Medan – Coldplay baru aja merilis album barunya 4 Oktober lalu, “Moon Music”. Semua varian albumnya ada, dari digital sampe album vinyl Coldplay (piringan hitam) udah rilis semua.
Uniknya, khusus versi vinyl, menurut laporan Malay Mail, Sabtu (5/10/2024), vokalis Chris Martin mengungkapkan bahwa setiap vinyl album ini diproduksi menggunakan sembilan botol plastik yang diambil dari Sungai Klang di Selangor, Malaysia, dan Sungai Cisadane di Jakarta, Indonesia.
Penggunaan sampah ini adalah aksi nyata dari Coldplay untuk kampanye The Ocean Cleanup.
Menurut laporan dari The Guardian, vinil “Moon Music” dengan berat 140 gram dibuat dari PVC yang berasal dari sembilan botol plastik limbah yang dapat didaur ulang.
Proses daur ulang ini diyakini dapat mengurangi emisi karbon hingga 85 persen dibandingkan dengan produksi vinil konvensional. Serta mencegah pembuatan 25 ton plastik baru.
The Ocean Cleanup merupakan sebuah lembaga nirlaba yang didirikan oleh aktivis Boyan Slat pada 2013. Kerja sama The Ocean Cleanup dengan band asal Inggris ini, Coldplay, akan menciptakan album pertama di dunia yang terbuat dari sampah plastik.
Indonesia terpilih menjadi salah satu negara yang mendapat sumbangan kapal pengeruk sampah (interceptor) yang dinamai Neon Moon II oleh Coldplay, usai band asal Inggris ini sukses menggelar konser bertajuk Music of the Spheres di Jakarta tahun lalu.
“Album Moon Music dari Coldplay akan menjadi album pertama di dunia yang dirilis sebagai LP EcoRecord 140g, sedangkan edisi CD dari album akan dibuat dari 90% polikarbonat daur ulang,” tulis Coldplay, dikutip dari Forbes, pada, 7 Oktober 2024.













