Kiss FM Medan – Abel Tesfaye udah lama berpikir untuk berhenti merilis musik di bawah nama The Weeknd. Pada bulan Mei 2024 lalu, dia mengatakan kepada W Magazine bahwa albumnya yang akan datang, yang kemudian diumumkan sebagai “Hurry Up Tomorrow“, “mungkin adalah kegembiraan terakhir saya sebagai The Weeknd… Sebagai The Weeknd, saya sudah mengatakan semua yang bisa saya katakan.” Tampaknya ia masih mempertimbangkan gagasan tersebut, dan mengatakan kepada Variety dalam sebuah wawancara baru bahwa ia cenderung “menutup bab ini” sebagai The Weeknd.
Tesfaye kabarnya akan meninggalkan nama The Weeknd setelah merilis album ke-enamnya, Hurry Up Tomorrow. Pelantun “Save Your Tears” itu mengaku bahwa nama panggung itu telah membawanya ke dalam kesuksesan besar di industri musik, namun ia merasa ada waktu di mana ia harus mengakhirinya.
Ia pun merujuk penampilannya di Stadion SoFi, Los Angeles pada tahun 2022, di mana ia tiba-tiba membatalkan pertunjukan karena kehilangan suaranya di tengah pertunjukan.
“Sebagian dari diriku sebenarnya berpikir, ‘Kamu kehilangan suaramu karena sudah selesai; kamu mengatakan apa yang harus kamu katakan. Jangan terlalu lama di pesta — kamu bisa mengakhirinya sekarang dan menjalani hidup bahagia.’” ujarnya.
“Kapan waktu yang tepat untuk pergi, jika tidak di puncakmu? Begitu kamu terlalu memahami siapa aku, maka inilah saatnya untuk berputar balik,” imbuhnya.
Tesfaye mengatakan dia akan terus membuat musik, meskipun tantangan baru bakal menghadang.
Hurry Up Tomorrow akan dirilis pada 24 Januari.













