Kiss FM Medan — Animasi legendaris Doraemon resmi berhenti tayang di televisi Indonesia. Berdasarkan jadwal siaran dan aplikasi RCTI+, tayangan ini sudah tidak lagi tercantum sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Dengan hilangnya Doraemon dari slot siaran, satu bab panjang dalam sejarah tontonan anak dan keluarga di Indonesia pun resmi ditutup.
Doraemon pertama kali hadir di layar televisi Indonesia pada Desember 1990. Sejak saat itu, robot kucing dari abad ke-22 ini konsisten menemani berbagai generasi penonton selama 35 tahun. Mulai dari anak-anak era 90-an, generasi 2000-an, hingga penonton muda masa kini, Doraemon menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian dan kenangan masa kecil.
Serial ini dikenal lewat kisah sederhana namun penuh makna tentang persahabatan antara Doraemon dan Nobita, lengkap dengan alat-alat ajaib dari kantong empat dimensi. Selain menghibur, Doraemon juga kerap menyelipkan pesan moral tentang kejujuran, kerja keras, dan empati.
Berhentinya penayangan Doraemon di televisi menandai perubahan pola konsumsi hiburan, di mana platform digital kini semakin dominan. Meski demikian, penghentian tayang ini tidak serta-merta menghilangkan eksistensi Doraemon di hati penggemarnya. Serial dan film Doraemon masih dapat diakses melalui berbagai platform lain, meskipun tidak lagi hadir rutin di layar kaca.
Dengan berakhirnya penayangan ini, Doraemon resmi menutup perjalanannya sebagai salah satu animasi terlama dan paling berpengaruh di televisi Indonesia. Sebuah perpisahan yang emosional, sekaligus pengingat bahwa tidak semua kenangan indah harus terus tayang untuk tetap hidup dalam ingatan.













