Kiss FM Medan  — Netflix resmi merilis trailer terbaru untuk One Piece Season 2 berjudul One Piece: Into the Grand Line. Trailer ini langsung menarik perhatian penggemar karena menandai babak baru perjalanan Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami saat mereka akhirnya memasuki wilayah Grand Line, tempat berbagai konflik besar dan musuh berbahaya menanti.

Nuansa Cerita Lebih Gelap dan Konflik Semakin Kompleks

Tak hanya menampilkan lokasi baru dengan atmosfer yang lebih intens, trailer One Piece Season 2 juga memberi gambaran bahwa tantangan yang dihadapi kru Topi Jerami kali ini jauh lebih kompleks dibanding musim sebelumnya. Suasana cerita terasa lebih gelap, dengan konflik yang tak melulu soal pertarungan fisik, tetapi juga intrik, kekuasaan, dan pilihan sulit.

Nico Robin Live-Action Muncul Perdana

Sorotan utama dari trailer ini adalah kemunculan perdana Nico Robin versi live-action. Karakter ikonik yang juga dikenal sebagai Miss All Sunday dalam organisasi Baroque Works ini diperankan oleh Lera Abova. Penampilan Robin langsung mencuri perhatian karena Netflix tak hanya menampilkan visualnya, tetapi juga kekuatan Hana Hana no Mi yang unik sekaligus mematikan.

Peran Penting Vivi Menuju Saga Alabasta

Selain Nico Robin, Princess Vivi atau Nefertari Vivi juga menjadi pusat perhatian. Diperankan oleh Charithra Chandran, Vivi ditampilkan bukan sekadar sebagai putri kerajaan, melainkan sosok penting dengan konflik emosional dan politik yang berat. Banyak penggemar menilai karakter Vivi di One Piece Season 2 akan memegang peran krusial dalam alur cerita menuju Saga Alabasta.

Baroque Works Perkuat Ancaman di Grand Line

Trailer ini turut memperkenalkan sejumlah anggota Baroque Works seperti Mr. 3 dan Mr. 5. Kehadiran mereka menegaskan bahwa ancaman terhadap kru Topi Jerami semakin nyata, sekaligus membangun ekspektasi bahwa musim kedua akan dipenuhi pertarungan sengit dan keputusan besar.

Jadwal Tayang One Piece Season 2

Bagi penggemar yang sudah tak sabar, One Piece Season 2 dijadwalkan tayang pada 10 Maret 2026. Musim ini diprediksi akan menjadi salah satu fase paling epik dalam adaptasi live-action One Piece.