Kiss FM Medan — Meski banjir di beberapa wilayah Kota Medan mulai surut, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) belum hilang. Antrean BBM yang panjang di SPBU — yang semula dilaporkan sejak Kamis (28/11) — ternyata masih terjadi hingga hari ini, Senin (1/12/2025). Banyak warga masih harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan bensin, dan beberapa SPBU bahkan sempat menyatakan “BBM habis”.
Penyebab: Gangguan Distribusi Pasca Banjir
Menurut penjelasan dari Pertamina Patra Niaga Sumbagut, gangguan distribusi terjadi akibat kondisi jalan terdampak banjir dan cuaca buruk, yang membuat suplai BBM ke SPBU tertunda.Meskipun stok di depot diklaim masih aman, akses distribusi ke SPBU sempat terhambat — sehingga stok di beberapa SPBU cepat habis dan mengakibatkan antrean panjang.
Dampak bagi Mobilitas dan Kehidupan Warga
Kelangkaan BBM dan antrean panjang ini tak cuma menyusahkan pemilik kendaraan. Banyak warga terpaksa menunggu berjam-jam; beberapa mengaku rela keliling ke banyak SPBU untuk mendapatkan bensin.Situasi ini memperlambat mobilitas sehari-hari, menyulitkan orang yang perlu naik kendaraan misalnya untuk kerja atau mengantar anak ke sekolah.
Imbauan: Hindari Panic Buying & Tunggu Suplai Baru
Pihak Pertamina meminta warga tak panik membeli BBM secara berlebihan — karena stok di terminal masih mencukupi.Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan diharapkan bisa mempercepat distribusi agar pasokan kembali normal dan aktivitas warga bisa pulih sepenuhnya.













