Kiss FM Medan – Dunia perfilman Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang lewat film “Yohanna” karya sutradara muda berbakat, Razka Robby Ertanto. Film yang dibintangi aktris Laura Bas ini resmi terpilih sebagai Official Selection Adelaide Film Festival 2025, sebuah festival bergengsi yang akan digelar di Australia pada 15–26 Oktober mendatang.
“Yohanna” menghadirkan kisah yang menyentuh hati, mengisahkan perjuangan seorang biarawati dari Sumba, Nusa Tenggara Timur, dalam menghadapi praktik eksploitasi anak. Dengan latar budaya dan realitas sosial yang kuat, film ini tak hanya menyoroti isu kemanusiaan, tetapi juga membawa keindahan sekaligus kompleksitas Sumba ke layar lebar.
Terpilihnya “Yohanna” sebagai bagian dari line-up utama Adelaide Film Festival menjadi pencapaian penting. Artinya, film ini akan berdiri sejajar dengan karya-karya internasional lain yang lolos kurasi ketat panitia. Hal ini menunjukkan bahwa isu-isu sosial dari Indonesia mampu berbicara dalam bahasa universal yang dipahami dunia.
Sebelumnya, “Yohanna” hanya diputar terbatas di beberapa festival film, baik di dalam maupun luar negeri. Namun, sambutan positif yang diterimanya membuat antusiasme publik kian besar. Menjawab hal ini, sang sutradara, Razka Robby Ertanto, mengonfirmasi bahwa film tersebut akan segera tayang di bioskop Indonesia.
Kabar ini tentu disambut hangat oleh penikmat film tanah air. Tak hanya karena mengangkat cerita yang relevan dan menyentuh, tetapi juga karena film ini mewakili suara dari daerah yang jarang terekspos di layar mainstream.
Dengan prestasi internasional yang diraihnya, “Yohanna” diharapkan tidak hanya menginspirasi penonton, tetapi juga membuka jalan bagi lebih banyak film Indonesia untuk mendapatkan pengakuan di kancah global. Film ini menjadi bukti nyata bahwa kisah lokal dengan kepedulian sosial bisa menjangkau audiens dunia.












