Kiss FM Medan – Tepat memang rasanya “Forget Jakarta” oleh Adhitya Sofyan terputar di scene-scene awal film yang banyak jadi perbincangan di sosial media akhir-akhir ini—film garapan Yandy Laurens, Sore: Istri Dari Masa Depan. Kelupaan dan melupakan merupakan tema yang sangat menarik untuk akhirnya di eksplorasi oleh peran yang dimainkan oleh Dion Wiyoko dan Sheila Dara ini.
Kelihaian film ini dalam memainkan emosi penonton patut diacungi jempol. Berkali-kali penonton terdengar menghela nafas kesal setiap sequence yang berhubungan dengan “waktu” menempatkan plot kembali ke ground zero. Rasa letih, kesal, dan geram yang terpendam, mampu terpancar secara realistis dan dirasakan oleh penotnon lewat akting para aktor dan aktris, terkhusus Sheila Dara—sajian performance yang layak diberi penghargaan. Kebingungan dalam ambisi karakter untuk merangkai kisah cinta yang dapat menembus ruang dan waktu pada film ini, memang bukanlah sebuah hal yang baru dalam industri film, namun film Sore: Istri Dari Masa Depan ini berhasil menceritakannya dengan mulus dalam durasi hampir 2 jam.

Yandy Laurens lagi dan lagi memamerkan bagaimana caranya membuat drama yang captivating. Bagi penonton yang pernah mengalami fase hopeless romantic pada hidupnya, harusnya suka bagaimana film ini punya kemampuan untuk menstimulasi dan memeras ingatan pada fase hopeless romantic tersebut hingga tetes terakhir.
Visual yang eyecandy cukup melekat pada film ini, walaupun latar tempat memang cukup monoton karena muncul secara berulang. Secara keseluruhan visual, mulai dari pewarnaan yang mendeskripsikan masing-masing karakter, penggambaran suasana ketika berada di Kroasia, hingga tampilan perspektif tiap karakter yang disuguhkan dapat memberikan sensasi dramatis tanpa terasa terpaksa, apalagi dipadukan dengan scoring yang sarat akan alunan strings nan megah.

Akhir kata, film ini merupakan sajian audio visual yang komplit. Mulai dari sinematografi, plot, scoring hingga akting—Yandy Laurens cs kembali berhasil menghasilkan drama yang menguras emosi dan penuh urgensi disetiap frame filmnya.
Film ini cocok untuk kalian yang suka film-film seperti: Eternal Sunshine Of The Spotless Mind, Your Name, (500) Days Of Summer.













