Kiss FM Medan – Perkembangan teknologi telah mengubah cara kita berkomunikasi. Dalam polling terbaru di Broadcast Channel Pubity, 65% responden memilih mengirim pesan teks dibandingkan menerima panggilan telepon. Sementara 35% lainnya masih mengandalkan panggilan suara untuk berkomunikasi.​

Preferensi ini mencerminkan tren global. Sebuah survei oleh Uswitch mengungkapkan bahwa hampir 70% generasi muda lebih memilih menerima pesan teks daripada panggilan telepon. Bahkan, seperempat dari mereka jarang atau tidak pernah menjawab panggilan masuk. ​

Alasannya beragam. Pesan teks dianggap lebih fleksibel dan tidak mengganggu aktivitas. Selain itu, banyak yang merasa cemas atau tidak nyaman saat menerima panggilan mendadak, khawatir akan ada kabar buruk atau situasi mendesak. 

Namun, panggilan suara tetap memiliki keunggulan tersendiri. Dalam survei oleh Vonage, 71% responden memilih panggilan telepon untuk menyampaikan kabar penting atau momen spesial, karena suara dapat menyampaikan emosi yang lebih mendalam dibandingkan teks.

Di Indonesia, tren serupa juga terlihat. Menurut survei Ipsos, 52% generasi di bawah 35 tahun lebih memilih mengirim pesan teks, sementara 44% masih memilih panggilan suara sebagai metode komunikasi utama. ​

Perubahan ini menunjukkan bahwa gaya komunikasi terus berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing individu. Yang terpenting adalah memahami dan menghargai preferensi komunikasi orang lain, agar interaksi tetap berjalan lancar dan efektif.