Kiss FM Medan – Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, industri game lokal Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup mengejutkan. Berdasarkan laporan Primbon Game, terdapat 36 judul game buatan developer Indonesia yang meluncur dan aktif di platform Steam. Total estimasi pendapatan gabungan dari seluruh game tersebut mencapai sekitar $993 ribu, atau setara lebih dari Rp 16,5 miliar. Angka ini menandakan bahwa game lokal semakin mampu bersaing di pangsa pasar internasional, meskipun ekosistem industri kreatif di Indonesia masih berkembang.

Salah satu faktor pendorong pertumbuhan ini adalah meningkatnya kualitas produksi game lokal, baik dari segi visual, mekanik permainan, hingga kedalaman cerita. Selain itu, komunitas gamer global juga mulai terbuka terhadap game indie dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Berikut adalah lima game lokal rilisan 2025 dengan pendapatan tertinggi di Steam:

Sagara: Tale of the Eastern Sea

Action RPG bertema maritim Nusantara ini menarik perhatian karena worldbuilding yang kaya dan musik tradisional yang dikemas modern.

Kopi Tiam Manager

Game manajemen kedai kopi ini sukses mencuri hati pemain kasual karena gameplay santai namun adiktif.

Nightfall at Senayan City

Horror survival berlatar mall terkenal di Jakarta, menghadirkan atmosfer yang relatable namun mencekam.

Rage of Barong

Beat ‘em up yang terinspirasi dari mitologi Bali, kaya warna dan menawarkan pertarungan seru.

Metamorphosis Protocol

Platformer puzzle dengan estetika sci-fi minimalis yang memikat pemain internasional.

Kehadiran game-game ini menjadi bukti bahwa kreativitas developer Indonesia memiliki nilai jual yang kuat di pasar global. Dengan dukungan komunitas, ekosistem pendanaan, serta keberanian bereksperimen, industri game lokal berpotensi semakin melesat di tahun-tahun mendatang.