Kiss FM Medan – Kabar terbaru yang nggak bisa dilewatkan minggu ini adalah Youtube, Platform streaming video tersebut mengumumkan, mereka akan membayar hingga 10.000 dolar AS (Rp 143 juta) per bulan untuk YouTuber yang membuat video di YouTube Shorts.

Shorts adalah fitur yang mirip dengan Fleets di Twitter, Instatory di Instagram, atau Status di Whatsapp. 

Gaji ini merupakan bagian dari program YouTube Shorts Fund senilai 100 juta dolar AS yang bakal diberikan YouTube kepada para konten kreator Shorts hingga setahun ke depan. 

“Setiap bulan, kami akan menjangkau ribuan pembuat konten yang memenuhi syarat untuk mengklaim pembayaran dari Fund – pembuat konten dapat menghasilkan mulai dari $100 hingga $10.000 berdasarkan penayangan dan keterlibatan di Shorts mereka.”

YouTube Shorts Fund akan diberikan kepada YouTuber di AS, Brasil, India, Indonesia, Jepang, Meksiko, Nigeria, Rusia, Afrika Selatan, dan Britania Raya. Naaahh… rekan sebaya jelas punya kesempatan juga nih!

Lalu syaratnya apa aja?

Yang jelas video yang di-post adalah video asli, bukan video repost dari platform lain seperti Tik Tok, Reels dll.

Platform video milik Google ini mengatakan, bahwa pihaknya akan menganalisis channel milik konten kreator dengan performa terbaik. Kemudian akan menghitung imbalan mereka berdasarkan:

  • jumlah penayangan
  • dari mana asal audiens mereka
  • faktor lainnya

Sayangnya, pihak YouTube enggan memberikan detail berapa jumlah minimum penayangan Shorts yang harus dicapai kreator, agar bisa mendapatkan bonus uang ini. Sebab menurut YouTube, ambang batas jumlah penayangan itu akan berubah dari waktu ke waktu.

Tapi sayangnya, sistem pembayaran seperti ini yang juga dilakukan beberapa platform terindikasi kurang transparan menurut The Verge.

Tapi apa salahnya buat kamu coba?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here