Kiss FM Medan – Siapa sangka ternyata Putri Marino (“Jelita Sejuba”, “Cinta Pertama, Kedua, Ketiga…”, “Posesif) sempat nggak lulus casting di satu proyek film karena alasan yang menurut kita sangat tidak obyektif.

Putri bilang, dia gak lulus casting di proyek sebelum film “Posesif” gara-gara followers di akun sosmednya masih sedikit. Bahkan bukan cuma karena followers, bahkan logat Bali Putri yang masih kental juga jadi penyebab Putri sering ditolak casting.

Ada lagi pengalaman ditolak casting lainnya yang dialami oleh Putri Marino. Perkara Putri nggak bisa ngomong ‘bangke’ aja bisa jadi alasan istri Chicco Jerikho itu ditolak casting.

“Mereka bilang ‘Putri logatnya Bali banget ya.’ Ada satu adegan aku disuruh ngomong ‘bangke,’ nggak bisa,” ujar Putri.

“Perkara ngomong gitu doang aku ditolak. Kayak followers masih belum banyak, followers Putri nggak nyampe 8.000, masih dikit banget, ‘ya udah kayaknya belum berjodoh dengan proyek ini,'” curhat Putri dikutip dari YouTube Hahaha Tv.

Tapi setelah Putri berhasil menunjukkan kualitas aktingnya dalam film “Posesif” hal-hal yang jadi penyebab ditolaknya dulu waktu casting mulai berkurang walaupun ya tetap aja masih ada.

Bahkan di film “Posesif” Putri juga awalnya nggak tau kalau diterima sebagai pemeran utama soalnya setelah kenyang sama pengalaman ditolak dengan alasan-alasan yang unik itu, Putri pergi casting di film Posesif juga nggak gitu berharap.

“Aku dateng udah beneran kayak ya udah lah, enggak keterima juga, udah keseringan gagal, jadi kayak ya udah lah,” ucap Putri sebelum tahu dirinya terpilih. 

“Datang casting diterima, waktu baca kok Lala-nya banyak ya,” ujarnya sambil tertawa. Putri bahkan menyetujui berbagai persyaratan yang diperlukan untuk memerankan Lala, mulai dari memakai baju renang hingga melakukan adegan ciuman dengan Adipati Dolken.

Obrolan Putri Marino bisa kamu tonton di kanal Youtube-nya Hahaha TV di bawah ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here