Kiss FM Medan – Ada beberapa posisi dalam pasukan Kibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang menjadi idaman setiap anak negeri. Pembawa baki, pengerek, dan pembentang. Bahkan tiga posisi ini sudah diakui kalau jadi posisi favorit siapa saja yang ada di dalam pasukan.

Dan ternyata salah satu posisi favorit itu, tepatnya pembawa baki yang berhadapan langsung dengan bapak presiden yang menyerahkan bendera, diisi oleh putri daerah asal kota Medan.

Namanya adalah Ardelia Muthia Zahwa, remaja 16 tahun dan siswa SMA Harapan 1 Medan. Ia terpilih sebagai anggota paskibraka nasional pada akhir April 2021. Ardelia merupakan bagian Tim Indonesia Tangguh, tim yang terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.⁣

Ardelia yang lahir di Tebing Tinggi, 6 Desember 2004 adalah anak dari pasangan Marsono dan Nurmala Santy ini memiliki tinggi 170 cm dan berat badan 60 kg, berat dan tinggi yang proporsional untuk menjadi anggota paskibraka di Istana.

Anak ketiga dari Marsono, seorang karyawan BUMN PT Perkebunan Nusantara III (Persero) ini merupakan siswi Kelas X SMA Harapan 1 Medan, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Medan Mainum, Kota Medan. 

Waktu terpilih menjadi pembawa baki bendera, Ardelia sempat meminta saran kepada mantan pembawa baki tahun sebelumnya yang juga berasal dari SUMUT, Sylvia.

Nggak cuma itu, Ardelia juga sampai latihan naik turun tangga di rumahnya, pasti biar nggak salah langkah waktu di hadapan presiden dan jajaran kabinet lainnya. 

Prestasi Ardelia mencatatkan ketiga kalinya SUMUT memiliki utusan dengan posisi pembawa baki.

Pada HUT ke-72 RI lalu, Ruth Cheline Eglesya Purba terpilih sebagai Pembawa Baki di sore hari. Tiga tahun berselang atau tepatnya pada HUT ke-75 RI 2020, tongkat estafet diberikan kepada Paskibraka Sylvia Kartika Putri. Sylvia saat itu juga bertugas pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here