Kiss FM MedanFajar Nugros dan Ibnu Jamil jadi saksi gimana effort-nya Bio One waktu perankan karakter Gepeng di film Srimulat.

Hadir di channel Youtubenya HAHAHA TV bareng Ernest Prakasa, sutradara itu bilang Bio One nggak main-main soal karakter yang diperankannya. Dia datang dan nanya apa yang harus dilakukannya untuk jadi karakter Gepeng.

Fajar bilang kamu harus kurus dan miskin. Ernest langsung ketawa karena Bio One artis cilik yang udah hidup enak tiba-tiba dapet tantangan karakter begini.

Nyatanya Bio One benar-benar riset jadi karakter Gepeng termasuk nggak makan demi menurunkan berat badan dan membentuknya mirip Gepeng. Kondisi nggak makan ini berpengaruh sama emosi Bio One, itu kenapa kru nggak berani sembarangan ngomong pas deket Bio One karena takut aktor itu meledak emosinya.

Selain itu, Bio One juga sampe menggelandang di kota Solo demi mendapatkan kulit seperti Gepeng. Bahkan Fajar pernah ditelepon polisi yang bilang ada aktornya di hotel melati. Ternyata Bio One di sana lagi riset kehidupan dan bertepatan dengan adanya razia polisi sampai akhirnya Fajar Nugros dateng dan jemput Bio One karena baik polisi dan pihak hotel nggak percaya kalau itu aktor Bio One karena penampilannya yang udah jauh berbeda dan semakin mirip Gepeng.

Bio One menjadi karakter Gepeng di film SRIMULAT HIL YANG MUSTAHAL: BABAK PERTAMA (2022) dan SRIMULAT: HIDUP MEMANG KOMEDI (2023).

Sinopsis Film Srimulat: Hidup Memang Komedi

Film bergenre komedi ini merupakan lanjutan dari film Srimulat: Hil yang Mustahal yang dirilis 2022.

Di sinopsis film Srimulat: Hidup Memang Komedi, ceritanya masih akan mengikuti perjalanan grup pelawak legendaris Srimulat.

cerita film Srimulat: Hidup Memang Komedi akan dibuka dengan grup Srimulat yang mendatangi Ibu Kota.

Grup lawak ini mendapatkan tawaran untuk menjadi bintang nasional.

Di sisi lain, mereka harus menghadapi berbagai rintangan termasuk kendala bahasa.

Dalam kesehariannya, para anggota Srimulat sering menggunakan Bahasa Jawa untuk berkomunikasi.

Di sisi lain saat berada di Jakarta, mereka harus menggunakan Bahasa Indonesia saat berbicara.

Alur cerita berlanjut ketika hubungan asmara Gepeng dan Royani mulai bermasalah.

Bukan itu saja, Tessy juga mengalami krisis identitas yang membuat perjalanan kariernya tersendat karena terjerat kasus hingga masuk penjara.

Lantas, mampukah grup lawak ini bertahan di Jakarta?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here