Kiss FM Medan – Di Jepang ada istilah ‘KAROSHI’ yang artinya ‘Mati Terlalu Banyak Bekerja‘. Istilah ini mungkin terdengar lucu bagi kita, tetapi tidak bagi orang Jepang. Bukan rahasia lagi kalau banyak orang yang bunuh diri karena stres dan terlalu lelah bekerja. 

Bahkan orang Jepang tidak malu lagu untuk mengekspresikan rasa stres mereka di depan umum karena pekerjaan. Banyak karyawan di Jepang yang nggak jarang melepaskan stressnya di ruang publik entah itu tergeletak di jalan karena mabuk, atau bahkan berteriak-teriak benar-benar seperti orang gila cuma biar stresnya hilang.

Untuk jam kerja sendiri, pemerintah Jepang sudah memberi aturan agar waktu lembur hanya 30 jam sebulan, tapi faktor-faktor lain turut jadi penyebab tingkat stress pekerja di Jepang sangat tinggi. Seperti takut masa depan nggak cerah, takut dipecat, sibuk menunjukan totalitas, sampai mereka lupa sama kesehatan mental dan tubuh. 

seharian di kantor juga udah jadi hal biasa buat mereka. Sisanya tergantung pekerja itu sendiri, dia bisa menyetujui tambahan jam lembur ataupun menolaknya.

Mereka tidak ingin mengecewakan atasan mereka yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka dengan hasil pekerjaan yang jelek. Meskipun alasan ini terlihat sangat baik dan positif namun ternyata di sisi lain hal ini juga membuat mereka bekerja melebihi kapasitas kemampuan fisik mereka sehingga menimbulkan gangguan kesehatan yang sangat serius. Mulai dari stres, depresi hingga gangguan kesehatan organ tubuh.

Maka kematian mendadak dengan stroke juga serangan jantung jadi fenomena yang nggak aneh lagi di Jepang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here