Kiss FM Medan – Ternyata nama Ian martin Ciputra ditambahkan ke dalam daftar kredit yang bertanggung jawab soal produksi CGI di SpiderMan: No Way Home untuk adegan Green Goblin.

Aspek CGI dalam sinema perlahan mendapatkan pengakuannya sendiri. Dalam hal ini, orang Indonesia tidak asing lagi di bidang tersebut. Buat yang akrab sama dunia animasi dan lingkungannya pasti kenal sama animator Ian Martin Ciputra.

Waktu diwawancarai oleh VOA Indonesia, Ian bilang kalau perusahaan mereka menerima proyek sekitar bulan September 2021 buat ngerjain Spider-Man: No Way Home dan itu bener-bener bikin Ian dan timnya ‘feeling amazed’ karena itu film Marvel, biarpun mereka pernah ngerjain film Marvel juga sih sebelumnya. Tapi tetap aja, film Marvel kan besar! Itu yang dipikir sama tim.

Dan yang bikin mereka makin deg-degan adalah proyek itu datangnya September sedangkan filmnya harus rilis di Desember. Waduuuwww… kerja rodi nggak tuh selama 2 bulan?

Menurut pengakuan Ian lagi, tim mereka sampe kerja nggak libur, selama 7 hari dalam seminggu dan bekerja selama 12 jam lebih per harinya.

Dan hasilnya buat tayang selama 2-3 menit doang. Goks nggak tuh? Jadi hasil gambaran 3D itu emang nggak gampang. Buat tampil 2-3 menit aja butuh waktu hampir 2 bulan dengan durasi kerja seperti itu. Nah jadi kita ngerti kan gimana lamanya proses ngerjain Spiderman: Into the Verse itu butuh belasan tahun buat ngerjainnya bahkan dikerjakan sama 140 animator.

Ian yang berasal dari Surabaya ini bukan pemula di bidang 3D. Bahkan perusahaan Ian bekerja yaitu Secret Lab sudah bekerja sama dengan  banyak film Hollywood seperti Thor: Ragnarok, Doctor Sleep, dan Mortal Kombat.

Semangat untuk semua perwakilan Indonesia yang luar biasa dan berbakat di luar sana!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here