Kiss FM Medan – Pada akhir cerita Attack On Titan, Armin, Jean, Connie dan Levi keluar dari pulau Paradise. Mereka membawa misi untuk menyebarkan kedamaian dari bangsa Eldia.

Mereka juga menceritakan apa yang sebenarnya terjadi di Pulau Paradise kepada dunia. Mulai dari terisolir sehingga akhirnya bisa membuka diri kembali dengan dunia luar.

Sebenarnya bagi fans, akhir cerita Attack On Titan ini sangat mengecewakan. Alasannya, lantaran sang penulis yaitu Hajime Isayama menjanjikan Dark Ending sejak ia mulai menulis Attack On Titan pada tahun 2020 silam. Bukan sekedar sad atau pedih biasa. Namun, yang terjadi justru malah kebalikannya, yaitu Happy Ending.

Karena banyak yang kecewa, Isayama jadi kepikiran dan merasa bersalah. Di Anime New York Comic kemarin, Isayama mengambil kesempatan buat ngucapin permintaan maafnya pada fans yang udah terlanjur kecewa.

Di akhir manga, Eren mencoba menghancurkan dunia dengan menghidupkan kembali Ymir dan menggunakan kekuatan Founding Titan. Namun, Mikasa akhirnya membunuhnya, yang mengakibatkan para Titan dan kekuatan mereka lenyap dari dunia.

Selain itu, kekuatan Titan Pendiri telah menghapus kenangan yang dimiliki teman-teman Eren tentang dirinya, yang akhirnya diingat kembali di Bab 139. Sebelum bab ini, terungkap bahwa Eren telah menggunakan Rumble dan dengan sengaja menempatkan dirinya di jalan menuju Rumble karena dia telah mengirim ingatan ke masa lalunya (dari garis waktu dimana rumahnya Eldia telah dihancurkan). Meskipun Eldia akhirnya selamat dari Rumble, lebih dari 80 persen dunia musnah dan para Titan menghilang secara permanen dari dunia. Keinginan Eren untuk menghentikan perang dan menyelamatkan rumahnya terpenuhi.

Dua sekutu terdekat Eren, Armin dan Mikasa, keduanya menempuh jalan mereka sendiri setelah kematian Eren. Mereka membuatnya menjadi kuburan darurat di pohon tempat dia biasa tidur — kuburan yang sama dengan tempat dia tidur saat manga pertama kali dimulai. Seiring berjalannya waktu, Mikasa membesarkan keluarganya sendiri, meskipun dia tidak pernah melepaskan syal Eren. Ketika dia akhirnya meninggal, syal itu dikubur bersamanya. Bahkan sampai akhir, teman-teman Eren tidak pernah melepaskan cita-cita dan harapannya. Selanjutnya, mereka berdua berhasil menjalani hidup yang panjang dan damai dan dapat beristirahat setelah semua perang yang mereka alami di tangan Marley dan Paradis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here