Kiss FM Medan – Dari sepuluh negara yang berada dalam organisasi ASEAN, Filipina menjadi salah satu pilihan tujuan wisata banyak traveler dan backpacker dunia. Negara yang membutuhkan waktu tempuh sekitar 4 jam penerbangan dari Indonesia ini sangat mirip dengan saudara serumpunnya, kita, Indonesia.

Nggak percaya? Simak dulu pengalaman Kiss FM Medan saat diajak turut serta dalam liburan tujuh hari bersama Kementerian Pariwisata Filipina untuk melihat setiap wisata Filipina yang mereka banggakan.

Ada tiga tempat yang menurut mimin cukup mampu untuk membuat kita mempelajari sejarah singkat mengenai Filipina di masa lampau dan masuk menjadi wisata Filipina yang diunggulkan.

Rizal Park

Wisata Filipina: Rizal Park, Intramuros dan Casa Manila

Dikenal luas dengan nama Latuna, nama tempat ini resmi diganti menjadi Rizal Park pada tahun 1950. Taman dengan monumen patung José Rizal berdiri sambil memegang topi merupakan monumen peringatan terhadap sang pahlawan untuk rakyat Manila. José Rizal dieksekusi oleh penjajah Spanyol ditempat itu.

Luas taman terbuka ini mencapai 60 hektar yang terdiri dari hamparan rumput gajah di sekitar monumen, lalu ada kebun hias, jalanan beraspal dan ada juga daerah berhutan, semacam hutan buatan di tengah kota gitu.

Di dekat Monumen, terdapat tiang bendera dengan tinggi 46 meter dan dijaga oleh para penjaga dalam regalia lengkap, yang berisi jenazah pahlawan dan berdiri sebagai simbol kebangsaan Filipina.

Di satu sisi monumen Anda akan menemukan Situs Eksekusi Rizal; di pintu masuk ada dinding granit hitam yang bertuliskan ‘Mi Ultimo Adios’ (My Last Farewell) Rizal. Delapan tableaux patung perunggu dengan ukuran sama menggambarkan kembali saat-saat terakhir yang dramatis dari kehidupan sang pahlawan.

Intramuros

Wisata Filipina: Rizal Park, Intramuros dan Casa Manila

Dari monumen Rizal kita lanjut ke Intramuros. Intramuros memiliki arti “Di dalam tembok”. Pemukiman tertua di Manila ini juga dikenal dengan nama Walled City. dulunya Intramuros menjadi lingkungan ikonik yang menggambarkan Manila. Pusat administrasi pemerintahan Spanyol dulunya ditempatkan di sini. Namun setelah perang dan revolusi menjadikan lingkungan bangunan ini rusak dan ditinggalkan. Pemerintah Manila menjaga Intramuros sebagai situs peninggalan sejarah untuk dikenang dan dipamerkan pada wisatawan yang berkunjung ke mari.

Kalau kamu datang ke Filipina dan menyambangi Intramuros, maka kamu akan melihat bangunan tua khas kolonial dengan tembok-tembok yang tebal dan rusak karena efek dari peperangan. Di beberapa sisi kamu akan melihat canon-canon berjajar, dulu ini difungsikan untuk memukul mundur para pemberontak yang datang ke tempat ini. Ada atmosfer sedih, pilu, misterius sekaligus indah melihat bangunan yang ada di Intramuros. Menarik sekali.

Casa Manila

Once Upon A Time at Rizal Park, Intramuros dan Casa Manila

Kalau ke Intramuros wajib singgah ke Casa Manila dong, karena di tempat ini kita akan mengetahui lebih detail mengenai Intramuros. Mengunjungi Casa Manila bagaikan melangkah mundur ke masa lalu.

Saat di Intramuros kamu akan melihat sebuah bangunan yang sebenarnya adalah sebuah rumah, Ketika perang dunia kedua, bangunan ini sempat hancur namun direnovasi pada tahun 80-an dan kini menjadi bangunan yang tak boleh dilewatkan ketika datang ke Intramuros.

Rumah kolonial Spanyol yang dibangun kembali wanita nomor satu saat itu, Imelda Marcos, istri dari presiden Ferdinand Marcos. Gimana? Menarik bukan untuk dikunjungi? Masih ada banyak tempat yang mau admin ceritakan di sini. Nantikan cerita selanjutnya dari FIlipina Stories ya…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here