Kiss FM Medan – Film Live Action Mulan kena boikot karena bintang utamanya, Liu Yifei berikan dukungan pada tindakan kriminalisasi polisi Amerika.

Liu Yifei adalah warga naturalisasi Amerika yang berasal dari Wuhan, China. Setelah memutuskan buat fokus sama karir aktingnya, Yifei memutuskan tinggal di Amerika.

Liu Yifei terpilih menjadi pemeran utama di film live action Mulan, namun sayangnya, belum rilis saja film ini sudah mendapat kritikan pedas mengenai penggunaan setting waktu dan budaya yang disesuaikan.

Mendekati tanggal rilis tiba-tiba pandemi melanda seluruh dunia membuat film ini harus rela diundur ke waktu yang belum pasti. Disney yang mencari segala cara agar film-film miliknya bisa tayang dan roda perfilman tetap memutar akhirnya memutuskan untuk menayangkan film-film mereka di layanan streaming karena bioskop tak kunjung bisa dibuka. Dan film Mulan masuk ke jajaran film yang akan tayang di Disney+

Sedihnya, harga yang dibanderol untuk film ini terbilang nggak murah untuk warga Indonesia karena berkisar di harga Rp 400 ribuan.

Baru tayang beberapa minggu, Disney harus rela kalau film Mulan mendapat kecaman dan diboikot dari netizen setelah Liu Yifei kedapatan repost postingan komen yang menunjukkan dukungan pada polisi Amerika di sosial media China, Weibo.

Lagi-lagi situasi di Amerika nggak menguntungkan Liu Yifei yang merepost ulang komen dukungan ini karena di Amerika sedang mengalami krisis kepercayaan terhadap tindakan polisi yang dikenal melakukan banyak diskriminasi pada warga kulit hitam.

Repost itu juga diberi caption “Aku juga mendukung polisi Hongkong. Kau bisa kalahkan aku sekarang.”

Sedangkan polisi Hongkong juga dinilai telah melakukan penyerangan pada demonstran dan banyak yang mengkritik tindakan para polisi.

Apa kabar nasib Mulan kalau begini?


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here