Kiss FM Medan – bertambahnya zaman iklim di bumi juga berubah. Perubahan ini sangat mudah sekali kita lihat, contoh paling dekat adalah di Indonesia sendiri. Kalau dahulu zaman sekolah dasar kita bisa dengan mudah menghafal dua musim di Indonesia yaitu musim kemarau dan musim hujan dengan cara menghafalkan bulan-bulan yang berakhiran dengan kata ‘ber’ sebagai saatnya musim penghujan, kini bahkan sudah Maret saja Indonesia masih dilanda banjir di beberapa wilayah karena intensitas curah hujan yang tinggi. Sementara di beberapa tempat mengalami kekeringan.

Belum lagi pemanasan global atau global warming yang terjadi di bumi membuat es di Antartika mencair. Perubahan iklim ini mempengaruhi kehidupan makhluk hidup terutama hewan-hewan. Dengan meninggalnya badak jantan dari spesies badak putih terakhir mengingatkan kita pada hewan-hewan lainnya yang ternyata terancam punah akibat global warming.

Rusa Kutub

Rusa kutub berhabitat di Amerika Utara dan Greendland. hewan yang bertahan di suhu dingin ini akan punah jika habitatnya mengalami perubahan suhu.

Pinguin

Pinguin hidup di lautan dan daratanyang tertutup es. Jika global warming semakin menjadi dan es meleleh, maka nasib pinguin juga akan menyedihkan. Terlebih jenis pinguin Adelie dan Emperor yang hanya bisa di es.

Beruang kutub

Nasib beruang kutub kini semakin menyedihkan. Tempat bernaungnya mulai kering tanpa es. Mereka makan dari hewan di dalam laut yang tertutup es. Jika es mencair, maka beruang utub akan kesusahan mencari makan.

Muskox

Muskox ialah jenis hewan mamalia berbulu yang masih bertahan dari zaman es hingga kini. Mereka hidup dalam iklim arktik yang dingin. Jika banyak es mencair, maka kehidupan mereka juga terancam.

Ikan air dingin

Ada beberapa jenis ikan yang hanya  bisa hidup di air dingin. Sebagai contoh jenis ikan trout dan salmon. JIka suhu lautan semakin memanas, otomatis mereka akan berkurang jumlahnya.

Burung laut Puffin

Burung Puffin hidup di atlantik dan mengonsumsi ikan di perairan dingin. Jika ikan di perairan dingin mulai berkurang karena suhu laut memanas, maka burung jenis ini akan kehilangan sumber makanan.

Opossum

Oposum ialah hewan yang masuk kelas marsupilia. Hewan ini hidup di pundak gunung yang dingin. Jika global warming terus berlanjut, habitatnya otomatis aka tersuak. Oposum pun terancam punah.

Pika Amerika

Pika ialah hewan sejenis kelinci. Hewan ini hidup di daerah beriklim dingin. Pika Amerika dapat dijumpai di pegunungan Nevada dan Rocky. Jika pegunungan dingin tersebut suhunya berubah panas, Pika terancam punah.

Kupu-kupu Apollo

Kupu-kupu Apollo hidup di pegunungan dingin di Eropa dan Asia. Kupu-kupu ini populasinya mulai berkurang karena kebakaran hutan. Jika ditambah dengan berlanjutnya global warming, maka kupu-kupu ini bisa punah.

Katak Harlequin

Katak berdarah dingin ini hidup di Amerika Selatan. Katak jenis ini mulai berkurang jumlahnya karena kerusakan hutan tadah hujan dan tingginya polusi.

Semua hewan yang baru disebutkan di atas memiliki satu kesamaan yaitu hewan-hewan yang hidup di iklim dingin. Dampak dari pemanasan global akan membuat populasi mereka akan semakin berkurang.

Sumber : www.brilio.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here