Kiss FM Medan – Susul Zara, H&M juga akan tutup 170 tokonya di dunia dan akan lebih fokus dalam penjualan online karena efek dari pandemi.

Penutupan toko ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun lalu. Sebanyak 40 toko sudah ditutup, dan semakin bertambah sejak terjadi pandemi corona.

Sementara 130 lainnya ditutup sebagai tindakan antisipasi untuk mencegah kerugian yang lebih banyak, menyusul angka penjualan yang terus menurun.

“Untuk menyesuaikan cepatnya perubahan perilaku konsumen akibat COVID-19, kami juga mempercepat pengembangan platform digital, mengoptimalkan portofolio toko dan lebih jauh lagi mengintegrasikan koneksi-koneksi,” jelas Helena dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Footwear News. H&M melaporkan kerugian hingga Rp 454 miliar.

Analis juga mengharapkan pandemi memiliki dampak yang panjang pada bagaimana konsumen berbelanja dan bahwa lebih banyak orang yang terbiasa berbelanja online akan mematuhinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here