Kiss FM Medan – Bertemu dengan teman memang kadang menciptakan momen canggung, apalagi setelah pertanyaan default seperti ‘hei apa kabar?’ kemudian ‘kemana aja?’ dan ‘sekarang apa kegiatannya?’, seperti yang sudah diperkirakan, pertanyaan keempat yang akan ditanyakan selanjutnya adalah pertanyaan paling ‘nggak kali’ dalam hidup. Kenapa begitu? Karena pertanyaan keempat tidak jauh bahkan salah satu dari pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

Kapan wisuda?

Para mahasiswa tahun terakhir yang sedang dalam fase berjuang mati-matia agar lulus tepat waktu tapi masih sering banget kena revisi paling sensitif kalau dapat pertanyaan ini. Pertanyaan ini memang paling kamvret karena dia sebagai mahasiswa sendiri juga nggak tahu kapan jadwal pasti dari wisudanya.

Mana pacarnya?

Pertanyaan paling dibenci oleh jomblo. Mood yang seakan seperti musim semi di Jepang bisa seketika berubah menjadi musim dingin penuh badai kalau sudah keluar pertanyaan ini dari mulut seseorang.

Kapan nikah?

Pertanyaan paling ‘nggak kali’ selanjutnya yang selalu didapat oleh orang dewasa yang layak menikah namun belum juga menemukan jodohnya. Tapi kebanyakan sih sudah pada kebal dapet pertanyaan ini karena saking seringnya “Kapan nikah?” ditanyakan pada diri mereka apalagi ketika lebaran tiba atau acara keluarga, ‘kenyang’ pokoknya.

Kok kamu gendutan?

Kalimat paling ampuh untuk membuat seorang perempuan bad mood seketika. Tapi berhati-hatilah, efek dari pertanyaan ini bisa sangat fatal karena nyawa kamu sendiri bisa jadi taruhannya, tapi kalau nyawa kamu tidak apa-apa artinya efek akan berpengaruh pada yang diberi pertanyaan. Hal ini akan membuatnya melakukan hal-hal tidak terduga misalnya diet ekstrim yang berujung bisa mengidap anoreksia atau bulimia, efek lainnya adalah ia malah akan semakin banyak mengonsumsi makanan tidak sehat demi mengobati hatinya karena pertanyaan yang menohok ini. Bahkan kemungkinan besar dia bisa menjadi penyebab kamu kehilangan nyawa. Kamu nggak mau kan menjadi korban seseorang yang menjadi kriminal hanya karena pertanyaan ini?

Kerja di mana?

Untuk orang dewasa, gengsi bisa diukur dari tempatnya bekerja. Seseorang bisa merasa sangat percaya diri ketika bisa bekerja di tempat yang ternama, namun seseorang juga bisa merasa rendah diri bila ia bekerja di tempat yang biasa-biasa saja, apalagi kalau tempat ia bekerja tidak dikenal.

Kok kamu nggak berubah ya?

Menurut Kiss FM Medan, hal ini termasuk ke dalam pertanyaan kamvret namun bisa juga tidak, sama seperti pertanyaan “Kerja di mana?”.

Pertanyaan ini bisa kamu ucapkan apabila sudah mengenal akrab lawan bicara, misalnya teman sejak kecil. Jangan pernah ucapkan pertanyaan ini pada orang bertubuh ekstra misalnya, karena tidak semua orang bertubuh ekstra bahagia dengan kondisi fisiknya. Hargailah mereka dengan tidak menanyakan pertanyaan ini.

Pin It on Pinterest

Shares
Share This