Kiss FM Medan – Memang jauh berbeda antara anak 90an dan generasi millennial sekarang, terutama ketika sedang ngumpul bareng, bukannya saling ngobrol malah sibuk dengan gadget masing-masing. Bukan berarti millennial harus sama persis dengan generasi 90an, namun beberapa hal bisa ditiru dari kebiasaan anak 90an seperti kalau ngumpul lebih memilih ngobrol dan melakukan permainan jadul. Manfaat yang didapat juga besar seperti terjalinnya komunikasi yang baik, sosialisasi yang lebih lancar, bisa sambil belajar lebih demokratis, dan masih banyak manfaat lainnya.

Coba deh permainan jadul di bawah ini biar ngumpul bukan cuma pegang gadget doang.

Permainan Jadul ala anak 90an

Pecah Piring

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Komunitas backpacker Medan main pecah piring

Memainkan permainan jadul ini membutuhkan minimal 8 orang yang terbagi dalam dua tim. Yaitu tim penyerang dan tim pemain. Piring di sini bukanlah menggunakan piring asli melainkan batu yang disusun tinggi.

Petak Umpet

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Walau banyak cerita horor di balik permainan ini namun petak umpet lumayan seru untuk dimainkan. Banyak orang yang terasah kemampuan analisisnya gara-gara permainan ini. Tapi hati-hati ya, permainan seru ini jangan dimainkan ketika malam hari. Ya seremlah, kan udah malem, bakal susah nyarinya.

Main Kasti

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Permainan jadul ini mirip banget dengan softball atau baseball juga kriket dari India. Tapi kalau di Indonesia namanya lebih disesuaikan, menjadi main kasti.

Patok Lele

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Permainan tradisional ini membutuhkan kemampuan menangkap ranting kayu dengan lihai karena salah-salah tangkap bisa mencederai jari atau tangan. Kalau kepentok kepala juga lumayan buat benjol. Paling asyik kalau menghitung nilainya dari jauhnya pukulan. Kalau tim yang berjaga mampu menangkap ranting mendapat nilai bisa sampai 100 poin, kalau tim yang bermain bisa melambungkan ranting kayu sejauh mungkin tanpa bisa ditangkap tim penjaga nilainya juga bisa mencapai ratusan poin.

Kuda Tomprok

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Permainan ini membutuhkan kekuatan punggung dan kuda-kuda. Kadang-kadang kaki dan punggung yang sedang jaga bisa nggak kuat dan kuda tomprok bisa jatuh. Nggak disarankan untuk orang-orang yang bertubuh lemah ya sebab permainan ini membutuhkan kekuatan fisik.

Galasin

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Kalau di lapangan Merdeka Medan, beberapa pemuda dari sebuah komunitas sering kopdar sambil melakukan permainan ini. Jangan bilang nggak tahu galasin permainan yang bagaimana, googling aja deh.

Dijamin, kalau kalian ngumpul sambil melakukan salah satu permainan jadul ini, hubungan pertemanan akan jauh terasa lebih komunikatif dan lebih akrab lagi.

Pin It on Pinterest

Shares
Share This