Kiss FM Medan –  Vendor Drone DJI asal China nggak nyangka kalau karyawan yang sejatinya jadi bagian terpenting perusahaan malah berkhianat secara masif. Pengkhianatan ini mereka lakukan dengan cara korupsi ramai-ramai. Gara-gara kelakuan mereka, DJI harus menelan kerugian hingga USD 150 juta atau di kisaran Rp 2 triliun.

Jumlah karyawan yang terlibat juga nggak main-main, setelah ketangkep 29 orang dan langsung dipecat dan diserahkan pada aparat hukum. namun investigasi tetap berlanjut dan kembali menemukan jumlah karyawan yang terlibat korupsi makin membengkak.

Hingga saat ini karyawan yang terlibat korupsi besar-besaran itu sudah mencapai 12 ribu orang.

Karyawan-karyawan ini korupsi dengan cara menggelembungkan biaya komponen demi keuntungan yang masuk ke kantong pribadi mereka dan bukannya ke perusahaan. Paling tidak ada tiga divisi yang melakukan penggelembungan ini mulai dari divisi produksi, penjualan dan riset serta pengembangan.

Ngerasa kecolongan sampai begini besarnya DJI akhirnya bikin janji kalau mereka bakal memperketat kontrol internal. DJI juga membolehkan karyawan yang mau melaporkan karyawan lain secara anonim kalau ketemu sama pelanggaran aturan perusahaan.

Wadaw… belajar dari kasus ini ternyata nggak semua orang dalam tim bisa diberi kepercayaan sedemikian rupa ya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here