Kiss FM Medan – Kalau main ke Medan pasti nemuin istilah-istilah luar biasa yang nggak bakal kamu temuin di daerah lain termasuk di dunia kulinernya. Eh apalagi kalau orang Medan ke daerah lain bakal gagal komunikasi sama penjual warungnya kalau lagi pesan makanan soalnya istilahnya beda-beda di tempat lain. Ini nih istilah dalam dunia kuliner Medan yang bisa bikin gagal komunikasi dengan orang dari daerah lain.

Teh Manis Dingin alias Mandi

Kuliner Medan Yang Punya Istilah Berbeda Di Tempat Lain
Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Kalau orang Medan pergi ke kota lain dan mau pesan minuman, sang penjual akan lebih paham dengan istilah es teh manis. Kalau di Medan kalian tinggal sebut ‘mandi’ merujuk pada teh manis dingin. Nggak usah ragu, bilang aja mandi, semua orang di Medan paham arti dari istilah itu kok.

Teh Pahit kalau lagi 

Kuliner Medan Yang Punya Istilah Berbeda Di Tempat Lain
Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Kalau di Medan, para pemilik warung lebih paham dengan istilah Teh Pahit yang harinya minuman teh tanpa gula. Tapi kalau di daerah lain istilah untuk menyebutkan teh pahit bisa dengan teh tong atau teh tawar.

Nasi Gurih buat sarapan pagi

Kuliner Medan Yang Punya Istilah Berbeda Di Tempat Lain
Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Semua daerah mungkin lebih mengenalnya dengan nasi lemak atau nasi uduk, wah kalau di Medan mana ada yang ngerti arti nasi lemak. Pahamnya sama nasi gurih, di mana-mana pasti banyak yang menuliskan ‘NASI GURIH’ di gerobak ataupun di steling tempat jualan mereka.

Kincong yang selalu ada di daun ubi tumbuk

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Coba aja cari kincong di daerah lain, pasti nggak ada yang ngerti dengan nama bumbu masakan khas dari tanah batak ini sebab nama lain yang lebih populer di Indonesia untuk bumbu masakan ini adalah Kecombrang.

Kita kenalnya Kepah bukan kerang

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Kepah ini kalau di Medan jadi makanan paling ngeselin karena isinya dikit, cangkangnya aja yang banyak. Kepah ternyata memiliki nama populer lain di luar kota Medan, yaitu siput Gayam. Coba deh sana pergi ke pajak trus bilang sama tukang penjual ikan-ikanan, “bang ada siput gayam nggak?” pasti tukang penjualnya pada jawab “nggak ada dek, nggak ada!” padahal kalau ditanya ada Kepah atau enggak pasti langsung dibilangnya ada.

Sambal belacan sih kalau kuliner Medan bilangnya

Shares
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Hanya di Medan sambel terasi lebih populer disebut sebagai sambel belacan. Padahal belacan adalah istilah yang berasal dari bahasa Padang, mungkin karena sama-sama dari Sumatera jadi lebih familiar.

Itu aja sih, rekan sebaya tahu istilah dalam kuliner Medan lainnya nggak selain yang disebutkan di atas, share yuk di kolom komentar.

Pin It on Pinterest

Shares
Share This