Kiss FM Medan – Bukan ingin membeda-bedakan antara orang Medan dan orang-orang yang ada di luar dari wilayah kota tersebut namun bahasa Medan yang sangat unik dan membuat banyak orang tertarik ini sering salah diucapkan.

Nggak sepenuhnya salah sih, cuma nggak ada ‘rasa’ Medannya aja di kata-kata tersebut dan terlihat seperti dibuat-buat. Jadi coba cek kata-kata di bawah ini yuk, yang mana aja yang salah.

Kau = Kauu

Kata ini nih yang paling sering salah diucapkan oleh orang-orang dari luar. Kau atau kamu ini bukan diucapkan dengan Kau dengan huruf a yang panjang, seperti kaaau. Orang Medan menyebut Kau dengan memanjangkan huruf u, seperti kauuu.

Lae = Lek

Kata lae adalah panggilan akrab untuk teman laki-laki, namun kata Lae tidak selalu dilafalkan L_A_E saja namun mayoritas orang Medan lebih terbiasa dengan kata Lek yang dilafalkan L_E_K dengan huruf e yang besar.

A = WOI LAE, NGAPAIN KAU?

A = Kaupun Lae, ngejutin aja. Cuma duduk aku di sini

Pergi = Pigi

Orang Medan nggak pernah menggunakan kata pergi dalam kesehariannya, mereka selalu menggunakan kata Pigi.  It’s not a piggy but Pigi yang menjelaskan bahwa ia pergi ke suatu tempat.

A = Pigi ke mana kau?

B = bentar ya A, aku mau pigi dekat wak Uteh dulu.

Gimana = Cemana atau Kek Mana

Selalu menggunakan kata cemana atau kek Mana ketika menanyakan keadaan, dan bisa digunakan secara bersamaan.

A = Cemana nyah kau ini? Nggak ada kau bilang kalau mau ngambil rambutan wak uteh

B = Ya Kek mana lagi, kalau ku bilang, nanti kau nggak mau ngawanin aku.

Pula = Pulak kalau di bahasa Medan

Tahu kata pula kan? Kata yang menjelaskan menambahkan argumen seperti Bagaimana pula. Kata pula dalam Bahasa Medan tidak dilafalkan pula namun menjadi pulak.

A = Nggak ku sangka Wak Uteh punya istri 3 lah

B = Ih… baru tahu kau? Biar kau tau aja ya Wak Parlan lebih parah, istrinya 5

Ada lagi tambahan? Kalau ada share yuk di kolom komentar biar kita jadi tahu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here