Kiss 105 FM Medan – Medan itu memang unik apalagi bahasa anak Medan yang aneh tapi kok lucu gitu. Iya, memang anak Medan lucu-lucu orangnya sampai bahasanya aja susah dimengerti oleh orang lain yang berada di luar dari kota Medan. Bahasa-bahasa di bawah ini pasti gak asing sama anak Medan, tapi beda ceritanya kalau kamu anak dari kota lain. Yakin ngerti?

Balen lah

Ini nih kalimat kalau ada orang minta makanan kamu.

Cem?

Satu suku kata berjuta makna, kenapa? Karena mewakili pertanyaan ‘Gimana?”

Apa cerita?

Anak Medan gak familiar dengan ‘apa kabar?’ mereka lebih sering mengucapkan kalimat ini kala bertemu dengan teman-temannya.

Nah lah…

Rasa pasrah tak bisa berbuat apa-apa lagi selain menyerahkan barang yang ia pegang.

Mana aci angek

Kalimat ini sama artinya dengan “Gak boleh iri”

Anak mudanya

Bahasa anak Medan menyebut tokoh protagonis dalam sebuah cerita itu ya ‘anak mudanya’.
“Yah, Superhero-nya mati”, kecil harapan kalimat ini terjadi. “Yah, Anak mudanya mati”, ini baru valid.

Ngomong kau beselemak

Beselemak sama artinya dengan berantakan, jadi ngomongnya itu berantakan.

Berapa BK-nya?

Kami gak kenal plat kendaraan, kalau nanya plat kendaraan pasti pakai kalimat ini.

Masuk angin kawan ini

Bukan artinya temen kamu itu masuk angin. Masuk angin di sini lebih kepada idiom yang membahasakan seseorang yang sudah agak gila pemikirannya. Biasanya sih cuma buat becandaan aja.

Kaco kali bah

Kaco adalah kalimat yang dipendekan dari kata Kacau. Di Medan memang suka sekali memendekkan kata-kata seperti sungai menjadi sunge, cabai jadi cabe. Bahasa anak Medan dalam menyatakan ‘sangat’ biasanya pakai kata ‘kali’. ‘Bah’ cuma sebuah ungkapan luar biasa. Sedangkan kaco kali bah ini kalimat ungkapan untuk sesuatu yang tidak sesuai dengan hal yang sudah ditentukan.

Nokoh aja kerjamu

Bukan nyebut seorang tokoh, nokoh di sini artinya jauh dari kata itu. Nokoh menurut bahasa anak Medan itu artinya membohongi. Beda kan? Jadi jangan bangga ya diucapin seperti ini.

Ih dia nembak

Nembak di sini bukanlah pernyataan cinta tetapi maknanya adalah melakukan sebuah perbuatan melarikan diri tidak membayar. Misalnya nembak ongkos, nembak makan di warung.

Udah sengok

Biasanya sih kalimat ini buat mereka yang kehabisan nafas setelah lari atau melakukan hal-hal yang membuat lelah paru-paru.

Sor kali

Karena kali itu artinya sangat dan ‘sor’ itu artinya suka. Jadi kalau sor kali artinya sangat suka.

…wak

Semua orang akan dipanggil ‘wak’ mau itu tua, muda, laki atau perempuan tapi biasanya digunakan pada orang yang belum dikenal dengan tujuan agar akrab. Coba pakai bahasa-bahasa ini di Jakarta sana kalau mereka langsung melongo dan bingung gak ngerti sama apa yang kamu bilang. Belum lagi kamu ngomongnya pakai logat khas Medan. Bingungnya mereka itu…Perfecto!

Eh apa, ini nya kan itu

Iniii apaan. Aarrggghhh…
Ada yang tau? Kalau anak Medan pasti tau sekali apa yang dimaksud. Otomatis mengerti ketika seseorang sedang berkata kepada kita dengan menggunakan kalimat seperti ini. Seseorang itu biasanya orang yang tidak begitu dekat/kenal/akrab dengan kita. Bisa dia itu guru, atasan, senior, atau sebaya. Jadi mereka itu lupa nama kita di saat sedang menjelaskan sesuatu kepada kita yang out standing -nya kita pun mengerti yang mereka maksud pada saat itu. Hidup pun berjalan normal, karena masalah selesai. Hebat bukan? Kami anak Medan tidak perlu bertapa untuk bisa menguasai kemampuan sejenis telepati turun menurun ini. Hahaha.

Gak Pala

Kamu tau kan buah pala. Yang belum tau bisa lihat dari Wikipedia di sini. Buah ini sangat terkenal dari zaman dahulu. Tapi ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan buah tersebut. Gak Pala ini mempunyai arti “Tidak terlalu”. Contohnya dalam kalimat: “Meski jomblo tapi gak pala suntuk”. Insya Allah anak Medan sama terkenalnya dengan buah Pala.

Awak

Ini artinya “Saya”. Bukan bahasa Melayu atau bahasa Malaysia yang artinya “Kamu”. Kami sering dan bahkan senang menggunakan kata ini untuk menunjuk diri. Ah awak pun jadi lupa apalagi yang mau ditulis, cak anak-anak Medan kasih dulu pengetahuan bahasa kita di kolom komentar…

Pin It on Pinterest

Shares
Share This